Blog nya Ninja Medis dari Konohagakure

Sabtu, 13 Juli 2013

Iseng Farmakognosi


Menthae Arvensitis Herba (Herba Poko)

Nama Daerah
Sumatera : daun poko (Melayu).
Jawa : bijanggut, bujanggut (Sunda), janggot.

Pemerian
Bau aromatik, seperti mentol, rasa pedas.
Pemeriksaan Makroskopik
Helai daun berbentuk bundar telur, ujung daun runcing, tepi daun bergerigi, pangkal daun runcing, panjang 3,5 cm samapi 7 cm, lebar 1,1 cm sampai 3,7 cm, warna hijau sampai hijau kecoklatan. Batang berbentuk segi empat, warna hijau keunguan beruas-ruas, dari tiap buku keluar tangkai daun.
Pemeriksaan Mikroskopik
Sel epidermis atas berbentuk agak pipih, pada penampang tangensial dinding samping lurus atau agak bergelombang. Rambut penutup terdiri dari 1 sampai beberapa sel, bentuk kerucut, kutikula berbintil. Rambut kelenjar terdapat 2 tipe, rambut kelenjar tipe pertama mempunyai 1 atau 2 sel tangkai dengan kepala kelenjar terdiri dari 1 sel berbentuk lonjong berisi minyak atsiri, rambut kelenjar tipe kedua adalah tipe Lamiaceae (Labiatae) dengan 1 atau 2 sel tangaki yang melebar dan sebaris mendatar beberapa sel kepala, minyak atsiri berwarna kuning sampai kuning coklat terdapat dalam rongga subkutikuler. Rambut kelenjar tipe Lamiaceae umumnya terdapat pada epidermis bawah. Jaringan palisade terdiri dari 1 lapis sel, bentuk silindris panjang, tebal jaringan lebih kurang setengah tebal mesofil, jaringan bunga karang terdiri dari 2 sampai 3 lapis sel yang berbentuk tidak beraturan. Sel epidermis bawah lebih kecil dari pada sel epidermis atas, pada penampang tangensial dinding samping lebih bergelombang. Berkas pembuluh tipe kolateral. Stomata tipe diasitik (Caryophyllaceae), panjang 20 ?m sampai 35 ?m, lebar 10 ?m sampai 20 ?m. Batang: epidermis terdiri dari 1 lapis sel berbentuk agak gepeng, kutikula bergaris, pada epidermis terdapat rambut kelenjar seperti pada daun. Korteks parenkimatik, terdiri dari sel-sel berbentuk isodiametrik, dinding tipis, mengandung butir-butir minyak jernih. Disudut-sudut batang terdapat jarinag kolenkim. Endodermis jelas, terdiri dari 1 lapis sel dengan penebalan pada dinding radial. Berkas pembuluh tipe kolateral, jarinag floem sempit, xilem lebih banyak terdapat pada daerah dibawah sudut-sudut batang dan terutama terdiri dari pembuluh kayu bernoktah, pembuluh berspiral dan serabut kayu. Empulur parenkimatik, terdiri dari sel-sel besar berbentuk poligonal, berdinding tipis.
Serbuk: warna hijau kecoklatan. Fragmen pengenal adalah fragmen rambut penutup terdiri dari 1 sampai beberapa sel, bentuk kerucut, kutikula berbintik, kadang-kadang 1 sel atau lebih agak mengkerut, rambut kelnjar tipe Lamiaceae berwarna kuning coklat, rambut kelenjar yang mempunyai 1 atu 2 sel tangkai dengan kepala kelenjar bersel 1 dan berbentuk lonjong, stomata tipe diasitik, fragmen epidermis dengan dinding samping bergelombang.

Cara Identifikasi
  • Pada 2 mg serbuk herba tambahkan 5 tetes asam sulfat P; terjadi warna coklat hijau.
  • Pada 2 mg serbuk herba tambahkan 5 tetes asam klorida P; terjadi warna hijau tua.
  • Pada 2 mg serbuk herba tambahkan 5 tetes larutan natrium hidroksida P 5% b/v; terjadi warna coklat merah.
  • Pada 2 mg serbuk herba tambahkan 5 tetes larutan kalium hidroksida P 5% b/v; terjadi warna coklat merah.
  • Pada 2 mg serbuk herba tambahkan 5 tetes amonia (25%) P; terjadi warna coklat hijau.
  • Pada 2 mg serbuk herba tambahkan 5 tetes larutan besi (III) klorida P 5% b/v; terjadi warna biru hitam.
Uji Kemurnian
Kadar abu tidak lebih dari 10,8 %.
Kadar abu yang tidak larut dalam asam tidak lebih dari 2,3 %.
Kadar sari yang larut dalam air tidak kurang dari 14 %.
Kadar sari yang larut dalam etanol tidak kurang dari 3,2 %.
Bahan organik asing tidak lebih dari 2 %.

Kegunaan
Karminatif, antispasmodik.
Kandungan Senyawa
Minyak atsiri 1%-2% mengandung mentol 80%-90%.
Referensi
Materia Medika Indonesia II, hal 66-69, thn 1978, Depkes RI



Mentha arvensis L

Description: http://www.ff.unair.ac.id/sito/images/plantsimg/60055d43a2b49e2e42e236d63caa7c6c.jpg

 
A.   Nama Tumbuhan
1.      Nama Ilmiah.                   : Mentha arvensis L
2.      Sinonim                            : -
3.      Nama Lokal                     : Bijanggut (Sunda), Poko (Jawa Tengah)
4.      Familia                             : Labiate
5.      Ordo                                 : Solanales
B.   Ciri Umum
1.      Habitus                             : Semak, tahunan, tinggi 10  50 cm
2.      Batang                              : Lunak, berbulu, batang muda bersegi empat, setelah tua bulat, ungu
3.      Percabangan                    : dua
C.   Daun
1.      Jenis daun                        : Tunggal
2.      Filotaksis                        : -
3.      Bentuk & Ukuran          : Bulat telur, panjang 3  5 cm, lebar 15
30 mm
4.      Margo folii                    : bergerigi
5.      Basis folii                      : membulat
6.      Apex folii                      : runcing
7.      Permukaan daun           : berbulu a.       Warna                   : atas: Hijau     bawah: hijau b.      Tekstur                          : atas: kasap      bawah: kasap
8.      Nervatio                        : penninervis (menyirip)
9.      Stipule                           : -
10.  Catatan tambahan           : -
D.   Bunga
1.      Bentuk Bunga                : majemuk, bentuk bulir
2.      Jumlah & warna sepal   : -
3.      Jumlah & warna petal    : -
4.      Jumlah Stamen : 4 buah
5.      Kedudukan ovarium       : -
6.      Infloresensi                     : -
7.      Braktea/Brakteola           : -
8.      Rumus bunga                  : -
E.   Buah
1.      Tipe buah                     : buni
2.      Bentuk & Ukuran         :
3.      Warna                           : coklat tua
F.   Lain-lain
1.      Getah & Warna getah   : -
2.      Bau (aromatik dll)         : aromatik
3.      Sulur                           : -
4.      Duri                             : -
5.      Umbi                           : -
6.      Rhizoma                       : -    
                                                   
           Nama Tumbuhan Mentha arvensis L
1.      Frekunsi pemakaian (jarang, sering, atau sering sekali) Sering
2.      Formula dalam ramuan Untuk pelega perut dipakai  10 gram herba segar Mentha arvensis, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin diperas dan disaring. Hasil saringan ditambah gula merah sebanyak 5 gram, diaduk, diminum sekaligus.
3.      Kultuvasi dan pemanenan Tanaman yang sudah tua dipanen kemudian disortasi. Setelah itu dilakukan pencucian, kemudian ditiriskan baru dilakukan pengeringan. Pengeringan ada tiga cara
1. sinar matahari langsung
2. angin-angin
3. oven Untuk angin-angin adalah tanaman yang mengandung minyak atsiri. Kebanyakan dengan metode oven karena sulit untuk mendapat sinar matahari.
4.      Kandungan senyawa kimia Sapanur, flavonoida dan tanin, disamping minyak
5.      Efek farmakologis Pelega perut

1 komentar:

  1. kak mau tanya untuk yang mikroskopik apakah ada sumber resmi,dapusnya kak?kalo ada mau minta kak hehe

    BalasHapus